Zero’s Creativity

August 21, 2008

.,Pengumuman Migrasi,.

Filed under: Daily

Setelah hampir 2 bulan mencari berbagai petunjuk dan pedoman untuk melakukan migrasi blog ke WordPress, akhirnya diputuskan untuk menghentikan pencarian dan memulai lembar baru,.

Untuk selanjutnya, posting yang dilakukan setelah tanggal 20 Agustus 2008 dapat dilihat di http://dwinanto.wordpress.com,.

Terima kasih banyak,. emoticon

August 20, 2008

Pelantikan HMIF 2007,.

Filed under: Organization

Setelah 5 hari tidak menulis di Blog, terhalang penyesuaian diri dengan aktivitas baru yang dimulai dengan ketiadaan KP dan dimulainya masa kuLiah semester ganjil 2008/2009, akhirnya kembali mencoba untuk setia,. emoticon

Sedikit mengingat rangkaian peristiwa menjelang proses pelantikan HMIF 2007 yang berlangsung sekitar 2 pekan yang lalu, tepatnya tanggal 9-10 Agustus 2008, bertepatan dengan hari pelaksanaan Pemilihan Walikota Bandung,. emoticon

Berawal dari pelaksanaan SPARTA (Simulasi dan Pelatihan Keorganisasian Anggota) HMIF 2007, alias proses kaderisasi anggota muda menjadi anggota biasa HMIF yang berhasil mendapatkan legalisasi dari pihak STEI dengan meniadakan kata kaderisasi dan memangkas sejumlah agenda di luar kampus dari proposal, menjadikannya bagai rangkaian seminar dan training,. emoticon

Menjelang berakhirnya SPARTA, mulai terpikir untuk merancang proses pelantikan bagi para peserta SPARTA, dengan tanpa melupakan sebuah tujuan sederhana namun cukup berat, yaitu menjadikan HMIF 2007 sebagai angkatan pembaharu di HMIF, mulai dari proses menghasilkan mereka hingga akhir, yaitu SPARTA yang legal dan menjadikan munculnya keinginan pelantikan pun legal,. emoticon

Akhirnya, mulai dirancang dari tujuan pelantikan itu sendiri, bersamaan dengan pencarian tempat yang visible (tentunya di luar kampus) dan proses perizinan di tingkat Ketua Program Studi alias ProDi, yang berlangsung melalui dua serangan, yang pertama dengan menggunakan Ivan Nugraha sebagai KaDiv PSDA HMIF, kemudian yang kedua dengan melibatkan Dhika Prawidar sebagai ketua Angkatan IF 2007. Dan akhirnya berbuah sukses dan keputusan untuk berjalan pun semakin bulat,. emoticon

Setelah menentukan TKP, yaitu di Villa Merah Parompong, persiapan demi persiapan pun dilakukan (sebelumnya pun sudah), mulai dari persiapan acara, logistik, hingga publikasi ke berbagai pihak untuk berpartisipasi,. emoticon

Pelaksanaan pun dimulai, dengan berbagai perasaan was-was, semoga tidak terjadi hal-hal yang buruk, akhirnya malam pun dilalui dengan aman ditemani cahaya bulan yang berdasarkan pengamatan beberapa rekan sempat menjadi pembicaraan terkait waktu menghilangnya bulan,. emoticon

Dan akhirnya, malam itu menjadi (tentunya) penuh dengan berbagai kenangan bagi (pastinya) peserta maupun (bisa jadi) panitia pelaksana,. emoticon

Dengan itu, sekitar 120 rekan HMIF 2007 bergabung sebagai anggota biasa HMIF,.

Selamat datang rekan-rekan di keluarga besar HMIF,. emoticon

August 15, 2008

Aktivitas,.

Filed under: Daily

Sudah lama tidak menulis di Blog, padahal dapat dikatakan cukup banyak yang dilalui sejak masa KP berakhir,.

Sekedar membuat daftar peristiwa singkat saja hingga saat ini sejak hari terakhir KP:

  1. Pelantikan HMIF 2007
  2. Pembukaan InKM
  3. Jalan-jalan IF 2005 ke Dufan
Berikutnya (mungkin) akan diceritakan lebih lanjut,. emoticon

August 11, 2008

.,KP Day-43,.

Filed under: KP Notes

Meski telah lama berlalu, namun bukan berarti harus terlupakan,. emoticon

Setelah 2 bulan berlalu, kini tiba akhirnya memasuki hari akhir dari masa KP di Divusi, yang bertepatan dengan hari ke-43 hari KP, meski sesungguhnya berjumlah 44 hari, karena 1 hari izin tidak masuk untuk hdir ke acara di Jakarta,. emoticon

Diawali dengan sedikit terlambat akibat menyelesaikan sejumlah hal di kampus terkait agenda pelantikan HMIF 2007 yang akan dilaksanakan pada esok harinya berlokasi di Villa Merah Parompong, dilanjutkan dengan Shalat Jum’at beserta makan siang, sehingga baru kembali pukul 13.00. Berlanjut dengan izin mengikuti agenda penutupan SPARTA di kampus pada sore harinya,. emoticon

Di akhir hari ini, sempat membuat satu lagi revisi laporan KP, serta mem-backup data kerja, dan memusnahkannya dari hardisk laptop, diakhiri dengan pamitan singkat dengan pihak sekantor di Divusi, kemudian, menjelang Magrib pun kami beranjak ke kampus dan bersiap untuk pelantikan esok,. emoticon

WeLL, ……………

August 8, 2008

.,KP Day-42,.

Filed under: KP Notes

Hari Rabu (06/08/08), meski secara deadline terakhir adalah hari Jum’at (08/08/08) untuk laporan KP, akan tetapi, karena esok harinya, Kamis (07/08/08), harus beranjak ke Jakarta untuk mengikuti kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Program Pembinaan SDM Strategis (PPSDMS) Nurul Fikri yang meski sebenarnya dilaksanakan mulai Rabu sore hingga Minggu (09/08/08) siang, namun hanya dapat hadir pada hari Kamis dan Minggu,. emoticon

Sehingga hari itu menjadi hari penuh perjuangan menyelesaikan laporan KP meski masih dalam tahap perbaikan awal (beta version), namun setidaknya ada yang dapat diserahkan sebelum meminta izin dari KP untuk esok harinya,. emoticon

Di siang harinya sempat ke kampus sesaat untuk menandatangani sejumlah hal dan bergegas menyelesaikan laporan hingga akhir hari itu. Setelah itu segera ke kampus untuk melihat kondisi persiapan SPARTA yang memasuki tahap advokasi,. emoticon

Kemudian menyempatkan diri sejenak untuk membantu proses penilaian peserta SPARTA untuk seleksi advokasi hingga sekitar pukul 20.30 dan segera kembali ke rumah dan bersiap untuk berangkat ke Terminal Leuwi Panjang untuk mengejar bus ke Jakarta,. emoticon

WeLL, Life is somehow colourful,.

August 6, 2008

.,KP Day-41,.

Filed under: KP Notes

Awal hari Selasa (05/08/08), dimulai dengan sedikit beban terkait pengerjaan dokumen, meski akhirnya secara keseluruhan digunakan untuk menuangkan pekerjaan akhir berupa hasil analisis mekanisme pengolahan data hingga muncul pada tampilan halaman sistem,. emoticon

Namun, hal yang tampak berbeda hari ini adalah, dimulai dari kehadiran diri ini di kampus sebelum waktu istirahat siang untuk mengurus perizinan acara ke Bapak Sukrisno, yang membuahkan hasil cukup baik. Selanjutnya, kenyataan bahwa untuk pertama kalinya diri ini menolak izin untuk mengikuti agenda PESTA (Petang Swasta) demi mengerjakan tugas KP, karena menimbang hari Kamis (07/08/08), hendak izin KP untuk ke Jakarta,. emoticon

Akhirnya, seusai pukul 17.00, segera bergegas ke TKP di Babakan Siliwangi untuk (meski) sekedar melihat keberlangsungan acara, karena belum (dan memang tidak ingin untuk saat ini) menjadi bagian dari Swasta,. emoticon

WeLL, baik-baik saja tampaknya,. emoticon

August 5, 2008

.,KP Day-40,.

Filed under: KP Notes

Hari Senin (04/08/08), dapat dikatakan hampir seluruh rangkaian tugas KP selesai dikerjakan, namun juga berarti harus memasuki tahap akhir yang kurang begitu dipersiapkan sejak awal, yaitu laporan, dokumentasi dan lain sebagainya,. emoticon

Pada siang harinya, sempat menuju ke kampus untuk menandatangani sejumlah hal, sore harinya pun demikian, namun dengan tujuan mengurus izin ke Ketua Program Studi Informatika terkait agenda lanjutan SPARTA yang hendak dilaksanakan pada waktu dekat,. emoticon

Sayangnya usaha tersebut belum membuahkan hasil, karena ternyata pada saat itu, terjadi berbagai kekhawatiran dari beliau yang semoga dapat terselesaikan pada hari ini (Selasa, 05/08/08),. emoticon

Berlanjut ke pengerjaan dokumen, ketika mencoba membaca referensi tahun lalu, masih sedikit bingung dan memulai mengerjakan sejumlah dokumentasi pengerjaan akhir, namun belum dapat terselesaikan dan diniatkan untuk dikerjakan malam harinya. Sayangnya, meski hampir tidak banyak kegiatan di malam hari, namun, entah kenapa tidak merasakan semangat untuk mengerjakannya, sehingga lagi-lagi tertunda,. emoticon

WeLL, deadliners sejati,.

August 4, 2008

.,KP Day-39,.

Filed under: KP Notes

Jum’at (01/08/08), mungkin dapat dikatakan sebagai hari KP seperti biasa, namun ada sejumlah perasaan yang sulit dideskripsikan, campuran antara senang, sedih dan bingung. Senang karena akhirnya sejumlah rekan berhasil menyelesaikan masa KP mereka dan juga berarti mereka dapat segera kembali ke Bandung dan bersiap untuk agenda Sabtu ini. Sedih karena itu berarti 1 minggu masa KP yang masih tersisa akan dilalui dengan sedikit lebih sepi daripada biasanya. Bingung untuk memilih mana yang lebih baik dirasakan, antara senang dan sedih tadi,. emoticon

Dari sisi pekerjaan, pada hari itu, masih berkutat di prosesi pembacaan kode diikuti penulisan catatan singkat hasil analisisnya. Pada siang harinya, sempat meminta izin untuk sejenak ke kampus, yang awalnya diniatkan untuk bertemu dengan KaProdi Informatika, Bapak Sukrisno, untuk membicarakan sejumlah agenda HMIF dengan beliau, namun ternyata beliau sedang pergi ke Jakarta saat itu, akhirnya rencana itu pun diurungkan hingga Senin (04/08/08),. emoticon

Pada hari itu, akhirnya mulai terpikir untuk mengerjakan laporan KP, namun belum juga terlaksana, akibat tertimpa pikiran lain,. emoticon

August 3, 2008

Mahasiswa dan Bangsa,.

Filed under: Idea

Berikut tulisan yang dibuat untuk memenuhi pra syarat menjadi mentor InKM 2008, semoga dapat bermanfaat dan menjadi pelajaran bagi kita semua. Mohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan yang terdapat pada tulisan ini. Segala ilmu yang datangnya dari Tuhan dan yang salah adalah murni dari penulis sebagai manusia biasa,.

"Indonesia", apa yang terbayang ketika suatu waktu mendengar kata itu? Apakah sebuah bangsa yang menempati wilayah negara di antara dua benua dan dua samudra yang konon memiliki anugrah berupa kekayaan alam yang melimpah? Atau sebuah bangsa yang dahulu menjadi wilayah jajahan Belanda dan Jepang hingga akhirnya mencapai kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945? Ataukah sekedar sebuah bangsa yang kini menjadi bangsa yang penuh dengan korupsi dan kemiskinan di setiap pelosok negeri?

Semua hal di atas adalah benar adanya, segalanya merupakan bagian yang menjelaskan apa yang disebut dengan ‘Indonesia’. Bagian-bagian tersebut dan berbagai bagian lain yang menjelaskan ‘Indonesia’, mungkin tampak membingungkan. Namun, jika kita menyatukan seluruh bagian itu, maka kita akan dapat melihat bahwa sesungguhnya setiap bagian itu menunjukkan setidaknya satu hal, yaitu bahwa bangsa Indonesia sedang mengalami masalah.

Masalah apa yang sedang melanda bangsa itu, bukankah mereka dikarunai kekayaan alam yang bahkan membuat berbagai bangsa iri dan menghendakinya? Bukankah masih sering kita temui orang-orang yang berfoya-foya dengan kekayaan yang dimilikinya seolah hidup ini terlalu singkat untuk disiakan tanpa menghamburkan sesuatu apa pun?

Kawan,.. Cobalah untuk merenung sejenak, pikirkan dengan hati yang tulus, bayangkan bahwa di saat yang sama di suatu pelosok kota yang penuh gemerlap kesenangan, seorang yang kaya raya dengan tanpa beban menghamburkan uang sekedar untuk memenuhi kesenangannya semata, namun di sisi lain yang bahkan tak begitu jauh dari sana, sekumpulan orang dengan penuh tangisan dan tetes peluh perjuangan bekerja keras demi memperoleh sesuap nasi untuk mereka dan keluarga mereka.

Apakah ini yang disebut dengan bangsa yang merdeka? Inikah kondisi yang dibayangkan Bung Karno dan Bung Hatta ketika mereka memproklamasikan kemerdekaan Indonesia? Ataukah ini hasil yang selayaknya didapat dari 63 tahun pemerintahan Indonesia?

Tidak sedikit rakyat yang mengeluh akan sulitnya kehidupan saat ini, sudah terlalu banyak pengorbanan yang dilakukan untuk sekedar mendapati penderitaan seperti ini. Masihkah kita layak menyebut diri sebagai bangsa yang merdeka, ketika bahkan pemerintah yang memimpin bangsa ini, tidak memperhatikan kondisi rakyat yang demikian sulitnya?

Kawan,.. Bangsa ini tidak lagi memerlukan komentar atau pendapat serta sekedar rasa prihatin dari kita semua. Sudah terlalu banyak orang yang ’sekedar’ tahu akan masalah yang melanda bangsa ini, kita tidak memerlukan pakar suatu bidang untuk bangkit dari segala keterpurukan, yang kita perlukan adalah orang-orang yang siap berkorban dan memegang teguh nilai-nilai perjuangan untuk membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik.

Bung Karno pernah berkata, "Beri saya 10 pemuda, maka saya akan mengubah dunia". Akan tetapi, apa istimewanya pemuda? Bukankah mahasiswa juga pemuda? Lalu, di manakah peran mahasiswa? Bagaimana mereka mampu menjadi solusi bagi bangsa? Apa yang dapat mereka lakukan dengan status mereka itu?

Mahasiswa adalah pemuda, namun yang dimaksud Bung Karno bukanlah sekedar mahasiswa yang kini menjalani hari-harinya dengan tanpa sedikit pun memikirkan kondisi lingkungannya. Mahasiswa yang menjadi pemuda yang dapat mengubah dunia adalah mereka yang siap untuk berjuang demi orang lain, mereka yang tidak sekedar mengedepankan kepentingan pribadi atas segalanya.

Bagaimana mahasiswa dapat berjuang, bukankah kewajiban mereka sekedar belajar? Bukankah mereka adalah kaum elit terpelajar yang dipersiapkan menjadi tenaga kerja di berbagai perusahaan besar?

Memang benar bahwa mahasiswa adalah kaum terpelajar, dan tidak dapat dipungkiri bahwa tidak sedikit sistem pendidikan yang dijalani kebanyakan mahasiswa membentuk mereka sebagai pekerja di berbagai perusahaan besar. Akan tetapi, mahasiswa yang kita bicarakan di sini adalah mereka yang memegang teguh nilai dalam hidupnya, bahwa proses pembelajatan yang dialaminya adalah untuk menjadi solusi bagi bangsa ini, bahwa dirinya akan menggunakan ilmu yang diperolehnya untuk kebaikan lingkungannya.

Berati, cukup dengan belajar dengan sungguh-sungguh maka mahasiswa dapat menjadi solusi bagi bangsa ini? Lalu, untuk apa mahasiswa melakukan demonstrasi dan berbagai aksi lain ketika mereka hendak menentang suatu keputusan atau memprotes kondisi yang ada di masyarakat?

Kawan,.. Baca dan renungkan makna di balik cerita berikut…

Alkisah tersebutlah sebuah keluarga dengan seorang anak kecil, mereka mempekerjakan seorang penjaga rumah dengan kewajiban membersihkan rumah, mencuci baju dan memasak makanan.

Di suatu pagi, sang ayah dan ibu pergi tanpa membawa anak mereka yang masih kecil, mereka menitipkan rumah kepada sang penjaga dan mengingatkan untuk menjalankan kewajibannya tadi. Kemudian, sang penjaga rumah pun menjalankan kewajibannya, tanpa sadar, sang anak yang masih kecil bermain di sebuah kolam dan dia terpeleset hingga masuk ke kolam dan terancam tenggelam.

Sang anak berteriak minta tolong dan di waktu yang sama, sang penjaga sempat mendengar suara teriakannya. Namun, karena dia sedang disibukkan dengan kewajibannya tadi, dia mengacuhkan suara itu dan berpikir, "bukan kewajiban saya untuk menjaga anak". Hingga akhirnya, sang anak pingsan dan kehilangan nyawanya akibat kehabisan udara.

Sore harinya, sang ayah dan ibu pulang ke rumah dan melihat bahwa sang penjaga melaksanakan kewajibannya dengan baik, mereka pun tampak senang, hingga akhirnya mereka menemukan fakta bahwa sang anak mengalami kecelakaan dan bahwa sang penjaga mengetahui hal itu namun sama sekali tidak membantunya.

Kira-kira, bagaimana sikap sang ayah dan ibu menghadapi hal itu? Apakah mereka akan tetap senang karena walau bagaimana pun, sang penjaga berhasil menjalankan kewajibannya dengan baik?

Dengan segala kewajaran dan sisi kemanusiaan, alangkah baiknya dan sudah sewajarnya sang penjaga menolong sang anak, bukan hanya sekedar menjalankan apa yang menjadi kewajibannya belaka, sedangkan dirinya mengetahui bahwa di tempat yang dekat dengannya sedang ada masalah. Bahkan sesungguhnya dia memiliki kemampuan untuk melakukannya.

Kawan,.. Demikian pula dengan mahasiswa, memang kewajiban kita adalah belajar dan menjadikan ilmu kita bermanfaat bagi lingkungan kita kelak. Bahwa dengan kita sungguh-sungguh dalam menggali ilmu di bangku perkuliahan, maka kita dapat menjadi solusi bagi bangsa ini. Akan tetapi, cukupkah demikian, sedangkan di lain sisi kita memiliki kemampuan lebih dan kita pun sadar ada yang dapat kita perbuat dengan kemampuan kita terhadap lingkungan kita saat ini. Cobalah bertanya ke dalam diri masing-masing, layakkah kita berdiam diri ketika kita mengetahui keberadaan masalah di dekat kita dan dengan segala kemampuan yang kita miliki?

Bangsa kita saat ini berada dalam kondisi yang memprihatinkan, indeks pendidikan Indonesia pada tahun 2007 berada di urutan 97, bahkan di bawah Malaysia, padahal dahulu rekan-rekan guru dari Malaysia sempat menuntut ilmu di Indonesia.

Sayangnya perbedaan semangat untuk belajar dan dukungan dari sistem pemerintahan membuat kita bahkan tertinggal meski dengan segala kekayaan dan kemerdekaan yang kita peroleh jauh sebelum Malaysia yang baru memproklamasikan kemerdekaannya pada 31 Agustus 1957 oleh Tunku Abdul Rahman Putra Al-Haj.

Kawan,.. Hidup ini terlalu singkat jika kita hanya memikirkan diri kita sendiri, hidup ini terlalu berharga untuk dihabiskan hanya dengan mengutamakan kepentingan pribadi semata. Bukankah manusia yang paling baik adalah mereka yang paling bermanfaat bagi lingkungannya?

Mari kita terus berkarya sebagai mahasiswa, untuk membawa bangsa Indonesia ke arah yang jauh lebih baik. Namun, jangan pernah lupakan bahwa meski sebelum kita mampu menghasilkan suatu karya apa pun, kita telah memikul tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat, jangan pernah menutup mata dari kenyataan yang ada, apalagi berusaha melarikan diri dari tanggung jawab itu.

Lihatlah sekeliling dan sadarilah betapa beruntungnya diri kita. Lihatlah dengan hati nurani kita dan mulailah belajar untuk berbagi dan berkontribusi kepada lingkungan, mulai dari diri kita sendiri, mulai dari hal yang kecil dan mulailah sekarang juga. Semoga kelak, bangsa Indonesia menjadi bangsa yang lebih baik, meski mungkin kita tidak lagi sempat merasakan buah perjuangan yang kita lakukan saat ini, namun yakinlah bahwa sekecil apa pun perjuangan kita, adalah bagian dari langkah besar menuju Indonesia yang makmur, adil dan sejahtera.

August 1, 2008

.,KP Day-38,.

Filed under: KP Notes

Setelah hari Rabu (30/07/08) yang penuh dengan istirahat, meski diselingi satu rapat terkait SPARTA sejak pukul 09.30 hingga menjelang pukul 12.00, akhirnya Kamis (31/07/08) disambut dengan kembali ke tempat KP di pagi harinya,. emoticon

Berlanjut dengan rutinitas pagi hingga akhirnya mendapat arahan tambahan dari supervisor, terkait pengerjaan yang selama ini belum begitu banyak perkembangan, karena menjadi sekedar pembacaan dan pemahaman kode PHP (karena notabene-nya fitur yang diminta sudah ada sebelumnya),. emoticon

Menjelang siang, sempat ke kampus, untuk mengurusi perihal izin kegiatan ke Koordinator Pembina Kemahasiswaan Informatika, Bapak Rinaldi Munir, dan berlangsung selama kurang lebih 1 jam dan segera kembali ke Divusi,.

Hari itu (lagi-lagi), berakhir dengan tak banyak melakukan hal selain membaca dan memahami kode, karena ternyata (lagi-lagi), fitur yang dideskripsikan, sudah ada dalam sistem saat ini,. emoticon

WeLL, mulai memikirkan Laporan KP nih,.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Ian Main